Tidak bisa disangkal
bahwa berbagai kasus lingkungan hidup yang terjadi sekarang ini, baik pada
lingkup global maupun lingkup nasional sebagian bersumber dari prilaku manusia
itu sendiri.
Kasus pencemaran dan kerusakan, seperti di laut, hutan, atmosfer,
air, tanah, dan lain-lain bersumber dari tangan-tangan manusia yang tidak
bertanggung jawab, tidak peduli dan hanya mementingkan diri sendiri.
Adanya kesalahan dalam
menempatkan diri dalam konteks alam semesta seluruhnya. Menyebabkan
manusia memandang dirinya sebagai pusat
alam semesta, sementara alam dan segala isinya sekedar alat pemuas bagi kepentingan
dan kebutuhan hidupnya. Sehingga manusia merasa berkuasa terhadap alam yang boleh
mekakukan apa saja terhadapnya. Cara pandang ini kemudian dikenal sebagai paham antroposentris. Pada giliranya, kekeliruan cara pandang ini
melahirkan perilau yang keliru terhadap alam.
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact